Tuesday, December 11, 2012

Le plus beau poeme d’Hugo. Puisi terindah Victor Hugo

Demain, dès l’aube…

Demain, dès l’aube, à l’heure où blanchit la campagne,
Je partirai. Vois-tu, je sais que tu m’attends.
J’irai par la forêt, j’irai par la montagne.
Je ne puis demeurer loin de toi plus longtemps.
Je marcherai les yeux fixés sur mes pensées,
Sans rien voir au dehors, sans entendre aucun bruit,
Seul, inconnu, le dos courbé, les mains croisées,
Triste, et le jour pour moi sera comme la nuit.
Je ne regarderai ni l’or du soir qui tombe,
Ni les voiles au loin descendant vers Harfleur,
Et quand j’arriverai, je mettrai sur ta tombe
Un bouquet de houx vert et de bruyère en fleur.
Victor Hugo, extrait du recueil «Les Contemplations»

Tomorrow, at dawn, at the hour when the countryside whitens, 
I will set out. I know you are waiting for me. 
I will travel through the forest, and over the mountains, 
I can no longer remain far from you. 

I will walk with my eyes fixed upon my thoughts, 
Seeing nothing around me, hearing no sound. 
Alone, friendless, my back curved, my hands crossed, 
And the day, for me, will be as the night. 

Now that Paris, with its cobbles and marble, 
And its hazy rooftops are so far from my eyes; 
Now that I am beneath the branches of the trees, 
I can marvel at the beauty of the skies. 

Now brought to a standstill by these divine visions, 
Plains, rocks, forests, valleys and silver streams, 
Seeing my insignificance, and seeing your miracles, 
I come to my senses before this immensity. 

We only ever see one side of a story; 
The other side is plunged into dark and fearful mystery. 
Man yields to his yoke, without understanding why. 
All that he sees is short-lived, pointless and fleeting. 

I will not watch the golden close of evening, 
Nor the sails that glide towards Harfleur, 
And, when I arrive, I will lay on your grave 
A bouquet of green holly and heather in bloom. 

Pas si simple

Je suis si simple que tu ne peux même pas me décrire.
Que veut dire un grain d’âme dans moi ?
Je me métamorphose en tout objet, en toute personne.

 I am so simple that you can’t even describe me.
What’s the meaning though a grain soul in mine?
I metamorphose into all kind of objects, into people.

Jakarta, 11 desember 2012.


I like being found.
J’aime bien d’être trouvée.


Monday, May 21, 2012

Mengarang saja

Sebetulnya aku bisa saja menuliskan apapun kemudian menganggapnya sebagai puisi. Namun aku sedang tidak bersahabat dengan kata-kata. Hingga setiap yang ditulis menjadi asing di tangan sendiri. 

Jakarta 2012.

Repost sajak seorang teman.

Barangkali aku ingin menulis puisi di kala hujan 

barangkali, hari ini aku ingin menulis puisi tentang hujan yang jatuh seperti daun – daun, tentang akarnya: laut yang entah. maka, kuambil kertas dan pulpen, membayangkan kata – kata yang puisi atau mencoba tampak seperti puisi. tapi aku gagal, aku lebih suka duduk di teras, mengamati burung yang hinggap di kabel telepon, membayangkan burung itu adalah suaramu yang menghinggapkan kabar, lalu membentangkan sayap. mengepak. menciptakan sobekan – sobekan di udara.
barangkali, aku tulis saja puisi tentang burung itu. tapi tidak, aku lebih suka mengingatmu yang puisi, puisi yang hanya tampak saat aku kehilangan.
kemudian hujan jatuh lebih keras saat aku mengingatmu, sehingga pecahan – pecahannya sampai ke dada.
barangkali, aku hanya ingin menangis dalam puisi. sebab bila tak dalam puisi, aku tak mampu menangis sekadarnya.
Jakarta, 2012
(Thanks Nugie, merasa terwakili oleh puisi ini).